Mengenal Tipe - Tipe Website

Mengenal Tipe - Tipe Website

Setelah memilih jasa pembuatan website yang akan membantu kita dalam membangun website yang kita inginkan, langkah selanjutnya bagaimana?


Biasanya, jasa pembuatan website tersebut akan menanyakan website seperti apa yang akan kita buat. Nah, karena itu lah ada baiknya kita tahu nih tipe – tipe website pada umumnya. Jangan sampai kita bilang “Apa  saja boleh lah, yang penting bisnis saya cepat laku!” (karena kalau begini, malah membuat mereka bingung hehe)


Mengapa tipe website penting? Karena ini akan berkaitan dengan tujuan utama kita memiliki website tersebut, dan tentunya total harga jasa pembuatan website yang dikenakan.


Memang betul, setiap jasa pembuatan website mematok harga berbeda antara satu dengan yang lainnya.  Tetapi satu hal yang pasti, salah satu pertimbangannya adalah tipe  website yang akan kita buat.


Tentunya makin kompleks websitenya akan makin mahal harganya (terlepas dari seberapa mahal). Jadi, tentunya bagusnya kita mempertajam pengetahuan kita dulu nih mengenai tipe –tipe website. Harapannya kita bisa mengoptimalkan website yang akan kita bangun untuk kesuksesan bisnis kita.


Yuk langsung saja kita cari tahu mengenai tipe – tipe website


1. Company Profile (Profil Perusahaan)

Ini adalah tipe website yang paling sederhana dan umum. Pasalnya, tipe website seperti ini hanya berfokus untuk memperlihatkan profil bisnis / usaha kita, berikut dengan detail tambahannya, seperti visi misi perusahaan dan macam – macam jasa yang disediakan.

Boleh dibilang website tipe company profile bisa mencakup semua macam usaha. Baik yang berfokus pada produksi barang ataupun jasa, bahkan bisa ditujukan sebagai website portfolio pribadi kita.

Apabila kita masih menghitung – hitung budget pengeluaran untuk bisnis kita, ataupun baru saja memulai bisnis, tipe website company profile ini tentunya bisa jadi pilihan utama kita. Karena website tipe company profile adalah tipe yang biasanya dibanderol dengan harga paling murah (kembali lagi seberapa murah tergantung dari jasa pembuatan websitenya yah).



2. Product Catalogue (Katalog Produk)

Tipe website product catalogue sedikit lebih rumit dibandingkan tipe company profile. Pasalnya tujuan utama website ini adalah memperlihatkan produk – produk yang dijual oleh bisnis atau usaha kita, berikut dengan fitur tambahannya (seperti fitur sortir produk berdasarkan kategori tertentu, kata kunci, ataupun kriteria lainnya). Tipe website seperti ini juga dapat dilengkapi dengan profil perusahaan (seperti menambahkan visi misi perusahaan dan deskripsi layanan perusahaan).

Tipe website ini hanya cocok apabila bisnis kita berfokus pada produksi barang fisik dan memiliki jenis produk dalam jumlah cukup banyak (paling tidak di atas 50 jenis produk berbeda). Karena apabila jenis produk kita hanya sedikit, fitur sortir yang tersedia menjadi kurang bermanfaat.

Untuk harga, dapat dipastikan tipe website seperti ini lebih mahal dibandingkan Company Profile. Kisaran kasar, mungkin bisa sekitar 2x lipat ke atas dibandingkan tipe website Company Profile.


 

3. E-Commerce (Online Shop / Toko Online)

Tipe website E-Commerce, atau yang di Indonesia lebih sering kita kenal sebagai Online Shop atau Toko Online merupakan salah satu tipe website dengan harga cukup mahal. Pasalnya, fitur belanja yang tersedia (dengan menggunakan keranjang belanja) dan pengaturan pesanan membutuhkan kemampuan teknis tinggi dan membuat harga tipe website seperti ini menjadi mahal. Secara mudahnya, bisa dikatakan tipe website E-commerce adalah tipe website Product Catalogue ditambah dengan fitur keranjang belanja & pengaturan pesanan. Dan tipe website E-Commerce memiliki potensi yang sangat luas untuk dikembangkan lebih jauh (seperti fitur Reseller, fitur pembayaran menggunakan kartu kredit, pengiriman menggunakan kurir tertentu, fitur diskon, dan masih banyak lagi)

Tentunya karena harga yang cukup mahal, tipe website ini hanya cocok apabila kita benar – benar serius menjalankan bisnis kita secara online. Ditambah lagi website online shop membutuhkan manajemen secara berkala (misalnya pembaruan stok produk secara berkala), sehingga dibutuhkan tekad yang serius.

Untuk harga, kisaran kasar tipe website ini bisa sekitar 3x lipat ke atas dibandingkan tipe website Company Profile.



4. Online Booking

Tipe terakhir adalah tipe website Online Booking. Sebenarnya tipe ini hampir sama dengan E-Commerce, hanya saja perbedaan utamanya terletak pada barang yang diperjual belikan. E-commerce lebih ke barang fisik, sedangkan Online Booking lebih untuk jasa, dengan dilengkapi dengan fitur kalender dan waktu untuk melakukan booking. Dari sisi pembayaran dan manajemen pesanan, boleh kita samakan dengan E-Commerce.

Tipe website Online Booking adalah yang paling rumit dari sisi teknis pembuatannya, sehingga biasanya memiliki harga yang super fantastis. Kembali lagi ke seberapa canggih fitur yang diinginkan (dan jasa pembuatan website yang menyediakannya).


Nah, teman – teman, itu dia 4 tipe website yang paling sering kita jumpai, dan yang perlu kita pertimbangkan ketika memutuskan untuk memiliki website.

Kembali lagi, website adalah media promosi bisnis kita, dan tipe website apapun yang kita putuskan, haruslah diimbangi dengan usaha kita untuk membuatnya menjadi optimal untuk kemajuan bisnis kita.


Jadi… sudah memutuskan tipe website mana yang akan dibuat? :)