5 Tips Menghadapi Wawancara Kerja

5 Tips Menghadapi Wawancara Kerja

Kamu sudah lulus dari kuliah kamu, dan akhirnya kamu menemukan pekerjaan impian kamu. Sekarang saatnya kamu menghadapi wawancara kerja yang menakutkan itu…


Apa yang harus kamu lakukan saat wawancara? Apa yang sebaiknya kamu kenakan? Apakah lebih baik bersikap rendah hati, tinggi hati, atau menyombongkan secara rendah hati? Apakah tidak apa – apa sedikit “membual” agar kamu dilihat sebagai kandidat yang paling pantas?


Wah… sepertinya pasti ada ribuan pertanyaan yang berputar – putar di pikiran kamu sekarang. Dan memang, wawancara kerja bisa dikatakan adalah salah satu rintangan terbesar, dan penentu apakah kamu berhasil mendapatkan posisi (dan gaji) yang kamu impikan selama ini, atau pulang dengan tangan kosong.


Satu hal yang pasti, tidak ada salahnya untuk mempersiapkan dirimu!

Yuk mari dicoba 5 tips berikut yang akan membantumu menaklukan wawancara kerja kamu.



1.  Berhenti Memikirkannya Secara Berlebihan

Langkah paling awal adalah menenangkan dirimu dulu. Tarik napas dalam, dan cobalah untuk tidak terlalu memikirkannya secara berlebihan. Karena justru dengan memikirkannya secara berlebihan, kamu akan menjadi stress, dan hal itulah yang akan mengganggu kepercayaan diri kamu saat wawancara nanti (dan percayalah, itu akan terlihat di mata orang yang mewawancarai kamu!)


Jadi, sangat disarankan kamu mengambil sedikit “me time”, optimalnya 1 hari sebelum hari wawancara kamu. Santaikan diri kamu dan usahakan tidur lebih awal. Dengan demikian, kamu akan bangun keesokan harinya dengan perasaan segar dan siap menjawab pertanyaan – pertanyaan yang diajukan dengan mantap. Kamu bahkan bisa terkejut sendiri dengan performa kamu nantinya.




2.  Kenakan Pakaian Yang “Pantas”

Jika tidak ada “seragam khusus” yang disebutkan saat wawancara nanti, ada baiknya paling tidak kamu mengenakan pakaian yang “pantas”. Dalam artian bahwa sebaiknya kamu mengenakan setelah kemeja dan celana panjang dan sepatu tertutup. Untuk beberapa posisi seperti sales atau marketing mungkin diperlukan sedikit tambahan berupa jas ataupun dasi. Yang pasti, jangan pernah muncul di wawancara kerja dengan pakaian “santai” kamu yah.


Memang sih ada beberapa Startup terutama yang biasanya bergerak di bidang digital, seperti jasa pembuatan website ataupun software house yang justru pakaian kerjanya adalah pakaian kasual seperti kaos dan bahkan memperbolehkan celana pendek. Tapi satu hal yang perlu kamu ingat, itu adalah pakaian "kerja", yang berarti itu hanya diperbolehkan bagi yang sudah bekerja di sana (nah kamu kan baru mau melamar hehe).


Tidak ada salahnya kamu sedikit ber”dandan” untuk hari wawancara kerja kamu. Karena di sisi lain, pakaian yang rapi dan oke akan membuatmu merasa lebih percaya diri (dan ini sangatlah penting!)




3.  Siapkan Portfolio / Hasil Kerja Terbaikmu

Saat kamu dipersilakan menunjukkan hasil kerja atau portfolio kamu, ingat bahwa “kualitas” selalu lebih penting daripada “kuantitas”. Akan lebih baik kalau kamu menunjukkan 2 atau bahkan hanya 1 portfolio, tetapi memang portfolio yang sangat bergengsi, dibandingkan dengan menunjukkan 10 portfolio yang biasa – biasa saja. Hal ini akan menunjukkan “nilai” kamu di mata perusahaan, dan menunjukkan hal – hal yang bisa kamu kontribusikan untuk perusahaan.


Dan selalu pastikan portfolio yang kamu tunjukkan sesuai dengan syarat ataupun keahlian yang memang di"cari" oleh perusahaan tersebut. Misalnya untuk perusahaan jasa pembuatan website, kamu bisa memperlihatkan portfolio desain website yang pernah kamu buat ataupun website yang sudah kamu bangun dan sudah online sekarang.



4.  Jujur Dengan Batas Kemampuanmu Sendiri (JANGAN MEMBUAL!)

Beberapa kata – kata bijak mungkin menyarankan kita untuk selalu bilang “Aku Bisa” di setiap kesempatan. Hmm… kabar kurang baiknya adalah, di wawancara kerja, kata – kata ini justru bisa menjadi senjata makan tuan buat kamu.


Karena kamu harus ingat, bahwa orang yang mewawancarai kamu bukanlah sembarang orang di perusahaan tersebut. Besar kemungkinan orang yang mewawancari kamu adalah orang yang memang terampil dalam hal teknis atau operasional, persis di bidang yang akan kamu lamar. Yang berarti mereka akan tahu kalau kamu “membual”.


Jadi.. ada baiknya kamu bermain “aman” saat wawancara kerja. Lebih baik jujur dengan kemampuan yang kamu miliki, dan hal – hal yang masih perlu kamu kembangkan. Jangan takut untuk mengakui beberapa kelemahanmu, karena justru mengakui kelemahanmu sendiri adalah bukti kekuatan kamu.

 



5.  Menunjukkan Bahwa Kamu Memang Peduli Terhadap Perkembangan  Perusahaan DAN Perkembanganmu Secara Pribadi

Perhatikan baik – baik kata “DAN” di atas. Memang betul bahwa perusahaan memperkerjakan kamu dengan harapan kamu bisa memberikan kontribusi semaksimal mungkin untuk perusahaan. Tetapi ingat, bahwa aktor utama yang menjadi acuan di sini adalah KAMU. Dengan menunjukkan bahwa kamu memang peduli terhadap perkembangan perusahaan, tetapi dengan tetap mempertahankan integritas kamu sebagai seorang manusia yang juga ingin mengembangkan dirimu sendiri akan membuat kamu sangat tampil berbeda di antara kandidat lainnya.


Karena pada akhirnya, tidak ada satupun perusahaan yang ingin tetap berada di keadaan mereka sekarang. Mereka pasti ingin berkembang ke arah yang lebih baik.


Dengan menunjukkan keinginan kamu untuk mengembangkan dirimu sendiri bersama - sama dengan perusahaan akan memberikan sinyal besar kepada orang yang mewawancari kamu bahwa kamu adalah asset yang benar – benar berharga untuk perusahaan.



Nah… itu dia 5 tips praktis yang bisa kamu persiapkan untuk menghadapi wawancara kerja kamu. Semoga bermanfaat dan kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan selama ini! J