5 Hal Yang Harus Dihindari Untuk Menjaga Produktivitas Kerja

5 Hal Yang Harus Dihindari Untuk Menjaga Produktivitas Kerja

Melewati hari kerjamu secara produktif tentu menjadi dambaan semua orang (terutama atasanmu pastinya hehe).


Yah… terlepas dari pihak mana yang akan paling bersuka cita, pastinya menjaga tingkat produktivitas kerjamu di tempat kerja bukanlah perkara yang mudah.


Memang ada beberapa faktor yang mungkin akan mempengaruhi produktivitas kerjamu (yang pasti, jangan salahkan makan siangmu yang tentunya akan membuatmu sedikit mengantuk di siang hari!). Tapi… ternyata ada 5 hal yang “secara tidak langsung” mempengaruhi produktivitas kerjamu.


Dan ada baiknya kamu mencoba untuk menghindari 5 hal berikut ini terlebih dahulu.



1. Penggunaan Media Sosial

Pastinya kamu memiliki paling tidak 1 akun media sosial, entah itu Facebook, Instagram, Youtube, atau yang lainnya. Dan hayo ngaku… pasti ada kalanya kamu menggunakannya sedikit “berlebihan”, terutama pada saat jam kerjamu nih.


Memang sepertinya sepele, karena mungkin hanya memakan waktu 1 – 2 menit untuk melihat – lihat apa yang teman ataupun kenalanmu pasang di wall mereka. Tapi ingat, bahwa perlu waktu jauh lebih lama untuk kembali berkonsentrasi setelahnya. Karena pada dasarnya, hal yang mengalihkan perhatian kita, akan membuyarkan konsentrasi kita sepenuhnya pada hal yang sedang kita kerjakan. Nah… bayangkan jika kamu melakukannya hingga 5 – 6 kali selama jam kantor hehe.


Cara terbaiknya??

Yah.. matikan saja media sosialmu atau paling tidak matikan notifikasinya selama jam kerja. Jangan khawatir! Kamu akan punya jauh lebih banyak waktu untuk seru – seruan kembali di media sosial kesayanganmu selepas jam kantor nanti.

 



2. Membalas Email

Bagaimana dengan email terkait pekerjaan? Bukankah sudah tugas kita menjawabnya?

Hmm… iya sih..


Tapi jika ada banyak sekali yang masuk ke kotak masuk emailmu, dan kamu harus membalasnya sekaligus semuanya, pastinya kamu akan langsung “teler” setelah melakukannya.


Jadi… sebisa mungkin coba sortir kembali isi kotak masuk emailmu. Mulai dari email – email dengan prioritas penting yang memang segera harus kamu balas, dan email – email yang bisa kamu balas kemudian (ingat, bahwa masing – masing email memiliki tingkat prioritasnya masing – masing).


Salah satu cara untuk membalas email secara efektif adalah “menjadwalkannya” di sela – sela jam kantormu (misalnya dengan cara kamu hanya menyisihkan waktu 5 menit setiap 1 jam). Dan tentunya, balas email dengan prioritas terpenting terlebih dahulu. Setelah 5 menit selesai, segera tutup kotak masuk emailmu, dan fokuskan kembali kepada pekerjaanmu.


Jangan khawatir! Kamu akan memiliki 5 menit kembali di jam berikutnya :)




3. Panggilan Telepon

Kalau pekerjaan utamamu bukanlah seorang Layanan Pelanggan (Customer Sevice) yang memang harus stand by setiap waktu untuk mengangkat telepon dari pelanggan, ada baiknya kamu membatasi panggilan teleponmu. Kamu harus waspada, karena panggilan telepon adalah hal yang akan sangat menguras tenaga dan konsentrasimu. Jadi, jika memungkinkan, cobalah untuk membatasinya, atau paling tidak menggantinya dengan voice mail ataupun email.


Jika memang ada sesuatu yang hanya bisa didiskusikan lewat telepon, buatlah jadwal panggilan telepon tersebut dengan orang yang bersangkutan di suatu waktu tertentu. Dengan demikian, pastinya kamu bisa mempersiapkan diri lebih baik menjelang waktu panggilan telepon, untuk berhenti sejenak dari pekerjaanmu dan bisa berkonsentrasi dengan panggilan telepon yang akan segera masuk.

 



4. Multitasking

Ada alasan sangat kuat, kenapa 1 orang biasanya hanya diberikan 1 jabatan atau posisi di perusahaan. Tentunya agar orang tersebut bisa berfokus pada fungsi pekerjaan sesuai dengan posisi atau jabatannya. Dan tentunya hal ini sangat berpengaruh pada tingkat produktivitas kamu.


Ada penelitian ilmiah bahwa akan dibutuhkan waktu “transisi” ketika kamu berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Dan ketika kamu melakukan multitasking, kamu hanya akan menjadi “sibuk”, tetapi nyatanya tidak produktif sama sekali.


Contohnya ketika kamu bekerja sebagai seorang programmer website di sebuah perusahaan jasa pembuatan website, dan kamu harus menyelesaikan 2 buah fitur di 2 website berbeda. Tentunya akan jauh lebih efektif ketika kamu memfokuskan seluruh perhatianmu untuk menyelesaikan fitur yang ada di 1 website terlebih dahulu, baru dilanjutkan ke fitur di website berikutnya.

 


5. Rekan Kerja

Terakhir, mungkin kamu harus “menyingkirkan” orang yang duduk di sampingmu (hanya makna kiasan dan sementara saja loh!). Kita semua tahu betapa asiknya ngobrol dengan teman kantor kita tentang kehidupannya, liburan atau rencana cuti kalian berikutnya, ataupun mungkin ketika kalian sedang menggosipkan rekan kerja yang lain.


Tipsnya adalah jangan pernah takut untuk mengatakan “tidak” jika mereka mengajak kamu mengobrol selama jam kerja kamu. Berkata jujur dan langsung akan jauh lebih baik, selama pastinya kamu mengatakannya dengan nada yang bersahabat. Sama seperti media sosial, kamu akan memiliki banyak sekali waktu untuk ngobrol – ngobrol cantik ataupun ganteng sepuasnya setelah jam kerja nanti.



Nah.. itu dia 5 hal yang harus segera kamu hindari selama jam kerja, untuk memastikan kamu bisa terus menjaga produktivitas kerja kamu. Karena pada dasarnya, 5 hal ini sangatlah terkesan “sepele”, tetapi faktanya, 5 hal inilah yang paling berpengaruh dalam mempengaruhi produktivitas kerja kamu.


Sekali lagi, lingkungan kerja adalah tempatnya kamu bekerja. Saatnya kamu tunjukkan bahwa kamu adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan, dan yang paling penting, bertanggung jawab atas dirimu sendiri! :)