4 Hal Yang Harus Siap Direlakan Saat Menjadi Pengusaha

4 Hal Yang Harus Siap Direlakan Saat Menjadi Pengusaha

Banyak orang beranggapan saat kita menjadi pengusaha, berarti kita sudah tidak perlu lagi khawatir dengan “lembur” atau “bekerja di akhir pekan” dan kita bisa bebas bepergian kapanpun dan kemanapun.


Kabar baiknya… Itu semua benar!

Kabar yang kurang baiknya… Perlu waktu yang cukup lama untuk mencapai tahap itu.


Dan yang cukup tidak mengenakkannya adalah, kamu harus siap “merelakan” beberapa hal berikut nih. Paling tidak sampai kamu berhasil mencapai tahap yang kamu impikan di atas.



1. Kenyamanan

Ini adalah hal paling pertama yang harus siap kamu “relakan”. Kenyamanan bisa dibilang adalah musuh paling besar dari para pengusaha.

Loh kok bisa?


Tentu saja karena menjadi seorang pengusaha, berarti kamu harus siap menjadi orang yang terus berinovasi dan mencari pembaruan, serta terus mengarah pada pencapaian tujuan yang lebih tinggi. Dan rasa “nyaman” adalah aspek paling utama yang menghambat itu semua. Karena orang yang sudah merasa “nyaman” cenderung tidak akan pernah mau berpikir demikian atau meraih kedudukan yang lebih tinggi lagi.


Inilah mengapa rasa “nyaman” adalah sesuatu yang harus kamu korbankan paling pertama.

Pastinya sangat tidak nyaman untuk mengorbankan rasa nyaman itu, jadi pastikan kamu cepat membiasakan diri yah. :)




2. Keseimbangan

Bukan menjadi rahasia lagi bahwa banyak orang berharap bahwa dengan menjadi seorang pengusaha, maka mereka akan mendapatkan keseimbangan yang lebih baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.


Wah… padahal kenyataannya adalah sebaliknya.


Justru dengan menjadi pengusaha, maka batas antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi kamu akan menjadi semakin tipis bahkan cenderung menyatu. Bahkan bisa saja sampai di titik kamu sudah tidak mengenal lagi istilah “weekend” (karena bagi kamu, setiap hari adalah hari dimana kamu harus bekerja).


Jangan khawatir, karena “keseimbangan” yang mesti kamu korbankan ini tidak selamanya. Karena segera setelah bisnis kamu berkembang dengan baik, kamu bisa mengatur sedikit demi sedikit bagaimana caranya agar kamu bisa menyeimbangkan lagi antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi kamu. :)




3. Pendapatan

Mungkin hal ini bukanlah hal utama, tapi kalau boleh jujur, hal inilah yang paling menakutkan di antara semuanya (hayo ngaku!).

Yup… pendapatan yang tidak menentu adalah salah satu hal paling menakutkan (dan rasanya paling banyak menjadi penentu apakah seseorang akhirnya bisa memutuskan untuk menjadi pengusaha ataupun tidak).


Kamu harus bersiap di beberapa bulan atau bahkan di beberapa tahun pertama, kamu tidak akan mendapatkan pendapatan yang sesuai dengan harapan kamu (atau yang lebih parah adalah kerugian). Walaupun hal ini merupakan sesuatu yang amat sangat wajar, tetapi tidak semua orang bisa menghadapinya (terutama untuk orang – orang yang memang sudah nyaman dengan pendapatan tetap setiap bulannya dengan bekerja).


Jadi… persiapkan dirimu untuk menghadapi pendapatan yang tidak menentu yah. Paling tidak untuk beberapa bulan pertama hingga bisnis kamu bisa berkembang sedikit demi sedikit.




4. Waktu Beristirahat

Hal lainnya yang harus siap kamu relakan adalah waktu tidur. Saat kamu menjadi pekerja kantoran, paling tidak kamu bisa tidur siang saat weekend. Tapi saat menjadi seorang pengusaha, bisa saja bahkan kamu masih harus memikirkan beberapa hal sebelum kamu tidur pada malam hari (agak menakutkan yah).


Terutama saat masa – masa awal kamu memulai bisnis kamu, dimana akan ada banyak sekali hal yang harus kamu kelola dan urus untuk memastikan bisnis kamu bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan kamu.


Tentunya sekali lagi, hal ini tidak selamanya. Setelah kamu berhasil membuat alur kerja yang efektif dalam bisnis kamu, maka bisa dipastikan kamu bisa memulai tidur malammu dengan sedikit lebih nyenyak dibandingkan waktu pertama kamu memulai bisnismu. 




Nah… itu dia 4 hal yang suka tidak suka, mau tidak mau harus siap kamu relakan ketika kamu memutuskan untuk menjadi seorang pengusaha.

Apakah kamu berubah pikiran sekarang?


Jika kamu tetap teguh pada pemikiran kamu menjadi seorang pengusaha, berarti SELAMAT!

Ini saatnya kamu memulai langkah awal kamu. :)